beware of old friends

Beberapa minggu lalu, ibuku yang hidup sendirian di kota Banjarmasin kedatangan tamu perempuan berkerudung. Dia menawarkan obat rematik yang di tolak ibuku.

Mengaku kelelahan sehabis berkeliling, dia lalu minta ijin istirahat, lalu disuguhi sirup. Saat berbicara ngalor-ngidul,  ibuku kedatangan seorang kerabat, yang akhirnya membuat tamu perempuan tadi pulang

Namun setelah beberapa jam kemudian tak lama setelah kerabat ibuku pamit, tamu perempuan tadi kembali datang. Dia mengaku telah ketinggalan barang, lalu meminta ijin untuk mencari.

Tanpa firasat apapun ibuku mengijinkan saja, lalu pamit membereskan dapur. Melihat ibuku mengerjakan pekerjaan rumah sendirian, ia menawarkan diri menjadi pembantu. Sudah beberapa bulan memang ibuku tak punya pembantu.

Karena tertarik dengan tawarannya, ibuku berniat menelpon kakakku untuk mendiskusikan masalah ini. Saat mengangkat gagang telpon, tiba-tiba tamu perempuan tadi mengeluarkan pisau dari dalam tas, memutus kabel telpon.

Dia langsung menyergap tubuh ibuku dari belakang dan mengancam akan membunuhmya. Ketika ia mencoba membenturkan kepalanya ke dinding ibuku menahan dirinya agar tidak terbentur, dan merebut pisau di tangan tamu perempuan tadi.

Setelah melemparkan pisau kedapur, ibuku kembali dilumpuhkan dilantai, diinjak-injak, dan diduduki. Namun ia berhasil menangkap tangan lawannya dan menggingitnya cukup keras dan lama hingga lawannya menyerah.

Ibuku langsung mengajak negosiasi agar ia boleh mengambil apa saja, asal ia tak diapa-apakan. Akhirnya perempuan itu setuju dan merenggut seluruh perhiasan yang dipakai ibuku lalu menguncinya di dalam rumah lalu lari.

Untung ada pintu keluar lain yang tak diketahui perempuan itu. Ibuku keluar lewat sana dan meneriakan bahwa ia baru saja di rampak kepada tukang yang sedang mengerjakan rumah tetangga

Akhirnya tukang-tukang itu berhasil menangkap seorang perempuan yang dikenali ibuku sebagi perampoknya. Dia sudah tidak mengenakan jilbabnya. Dan meronta-ronta bahwa mereka salah tangkap, dan memaksa ibuku mengingat-ingat bahwa ia teman lama kakaku.

Segala urusan berakhir saat polisi datang dan membawa perempuan itu.

Hal yang betul-betul mengherankan bahwa perempuan itu benar-benar seorang teman lama kakakku saat ia masih kuliah!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s